Thursday, August 23, 2012

Menanti Babak Baru "Drama" El Clasico


Barcelona melawan Real Madrid musim lalu (REUTERS/ Sergio Perez)
VIVAbola - Sepakbola Spanyol akan langsung disuguhkan partai klasik, El Clasico, pada pembukaan musim 2012-13 saat Supercopa Spanyol bergulir mulai tengah pekan ini. Mampukah Real Madrid merebut gelar ini dari tangan Barcelona?

Pasukan Jose Mourinho memulai laga di La Liga dengan tidak terlalu mentereng. Madrid hanya bisa merebut satu poin setelah ditahan imbang Valencia 1-1, hari Minggu kemarin 20 Agustus 2012.

Misi mereka merebut kedigdayaan di tanah Spanyol dari Barca pun mulai diragukan, karena di laga lain sang lawan sukses melumat Real Sociedad 5-1. Namun, jika dilihat dari sejarah malah tim ibukota lebih berpeluang merebut trofi pembuka musim ini.


Menilik statistik, bukan suatu pekerjaan yang mustahil bagi Los Blancos merebut supremasi antara juara Primera Liga dengan Copa del Rey itu. Saat kedua tim raksasa itu bertemu pada laga Supercopa, Madrid berhasil menang pada empat dari lima laga, meski Barca masih jadi pengoleksi gelar terbanyak dengan 10 gelar sedangkan Madrid hanya 8 gelar.

Tensi Tinggi
Tapi laga sepanas dengan histori tinggi seperti Madrid melawan Barca tidak bisa melihat catatan dan angka saja, hasrat membalas dendam kekalahan di Supercopa 2011 lalu masih tinggi.

Laga yang berakhir dengan agregat 5-4 untuk kemenangan Barca itu berlangsung dengan tensi tinggi bahkan menjurus kasar. Selain diwarnai lima gol, laga leg kedua di Camp Nou juga dihujai kartu.

Akibat permainan keras, wasit David Fernández Borbalán harus mencabut delapan kartu kuning plus dua kartu merah. Tapi berita besar yang hadir usai laga itu adalah aksi tidak fair play 'The Special One'.

Tentu laga itu masih bisa diingat karena diwarnai aksi tidak sportif Mourinho  yang mencolok mata pelatih Barcelona Tito Vilanova, yang saat itu masih menjabat sebagai asisten Pep Guardiola.

Meski media Spanyol terus mengingatkan soal insiden tersebut, tapi kedua pelatih malah santai mengingat masalah tersebut. "Tidak ada masalah dengan Tito dan saya," ujar Mourinho, seperti dilansir Marca.

"Kami masih saling menyapa secara normal usai laga. Untungnya, masalah itu sudah selesai dan kami harus menghindari kejadian serupa di masa depan," lanjut pelatih kontroversial itu.

Pepe Amnesia, CR7 Tumpul
Kekhawatiran Mourinho jelang Supercopa 2012 tidak berada pada masalah di pinggir lapangan seperti insiden colok mata tersebut, namun lebih pada kondisi skuatnya yang diragukan bisa tampil full-team.

Bek andalan mereka, Pepe, sempat hilang ingatan setelah mengalami benturan dengan kiper Iker Casillas di pertandingan melawan Valencia.

Saat itu, Pepe mampu melanjutkan pertandingan hingga babak pertama usai. tapi kemudian dia mulai mengeluh tidak enak badan lalu muntah. Kemudian salah seorang dokter tim Madrid segera menguji tingkat kesadaran Pepe dengan bertanya apakah dia tahu siapa dirinya.

Namun, seperti yang dilansir Marca, pemain timnas Portugal itu menjawab: "Nama saya adalah Pablo. Apa yang sedang saya lakukan di sini?"

Kondisi tersebut membuat Mourinho khawatir berat. Fokus sang entrenador pun terbelah. "Saya mengkhawatirkan Pepe bukan Super Cup."

Meski setelah kondisi Pepe terus membaik, Mourinho tetap menegaskan kejadian mengejutkan itu tidak kembali terjadi. "Itu hanya sebuah permainan, yang saya ingin pemain saya sehat," kata Mourinho seperti dilansir soccerway, usai laga melawan Valencia.

Kondisi pemain Portugal itu pun masih diragukan untuk tampil pada laga leg pertama di Camp Nou, Kamis 23 Agustus 2012.

Selain Pepe, kondisi fisik mesin gol Madrid, Cristiano Ronaldo, pun masih diragukan sudah mencapai puncak. Saat laga melawan Valencia, CR7 bermain dibawah form dan bahkan sangat minim membuat peluang berbahaya.

Tentu ini tidak seperti Ronaldo biasanya yang rajin membuat tembakan jarak jauh sekedar untuk membuat kiper atau bek lawan ketakutan. Namun, tidak perlu diragukan karena CR7 menjanjikan aksi yang tajam saat sudah kembali fit.

"Secara fisik, kami belum dalam kondisi terbaik. Ini normal. Kami akan lebih baik lagi, kami akan berusaha untuk itu," kata Ronaldo. "Kami telah mencoba semuanya, namun kami tetap harus mencapai level tertinggi yang kami bisa."

Saat kondisi pemain Madrid masih drop, Barca malah menunjukan performa yang berbeda 180 derajat. Blaugrana tampil apik saat menggasak Sociedad lewat dua gol Lionel Messi, ditambah milik David Villa, Pedro dan Gerard Pique.

Messi Sudah Panas
Menunjukan performa positif sejak pramusim dan laga perdana Primera Division, Barca pun memiliki rasa percaya tinggi melangkah ke leg pertama di Camp Nou.

Ditambah faktor tuan rumah, rasa optimisme pasukan Katalan pun semakin membumbung tinggi. Rasa percaya diri merebut kemenangan pun dilontarkan bintang mereka.

"Kami adalah tim yang selalu ingin memenangkan gelar penting bagi klub. Saya ingin menyapu bersih semua gelar. Seperti telah dikatakan Tito Vilanova, ingin akan sangat sulit. Tapi kami akan mencobanya," ujar Messi kepada BarcaTV.

Meski baru saja menorehkan hasil bagus, Barca masih tidak ingin menganggap laga melawan sang rival abadi sebelah mata, karena Sociedad dianggap tidak satu kelas dengan Madrid.

"Supercopa melawan Real Madrid akan jadi laga yang jauh berbeda (dengan laga melawan Sociedad). Tentu saja kami ingin memenangkannya, kami sudah siap dan sangat ingin memenangkannya," tambah pemain terbaik dunia tiga kali beruntun itu.
Laga panas sudah pasti tersaji di Supercopa 2012. Madrid ingin membuktikan bahwa era Barcelona di Spanyol sudah usai, sedangkan Barca ingin membuktikan sebaliknya sekaligus membalas kekalahan 0-1 di Camp Nou pada penghujung musim lalu.

Laga panas leg pertama Supercopa Spanyol 2012 akan digelar pada Kamis, 23 Agustus 2012 atau Jumat dini hari WIB, di Camp Nou. Lalu akan dilanjutkan dengan laga kedua di Santiago Bernabeu, 29 Agustus 2012.

Sumber :

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home